Banda Aceh – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banda Aceh melaksanakan kegiatan pengecekan dan pemeliharaan rutin terhadap sistem peringatan dini atau Early Warning System (EWS) yang tersebar di sejumlah titik strategis di wilayah Kota Banda Aceh.
Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah antisipasi dalam menghadapi potensi bencana, khususnya gempa bumi dan tsunami, guna memastikan seluruh perangkat EWS berfungsi secara optimal saat dibutuhkan.
Tim teknis BPBD Kota Banda Aceh melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap komponen utama EWS, mulai dari sirine peringatan, panel kontrol, sistem kelistrikan, hingga jaringan komunikasi. Selain itu, dilakukan juga uji coba bunyi sirine untuk memastikan suara dapat terdengar dengan jelas oleh masyarakat di sekitar lokasi.
Kepala BPBD Kota Banda Aceh menyampaikan bahwa pengecekan rutin ini merupakan bagian penting dari upaya kesiapsiagaan daerah dalam menghadapi bencana.
“EWS merupakan salah satu alat vital dalam sistem peringatan dini bencana. Oleh karena itu, kami secara berkala melakukan pengecekan agar alat ini selalu dalam kondisi siap pakai dan dapat memberikan peringatan secara cepat kepada masyarakat,” ujarnya.
Selain pengecekan teknis, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi kepada masyarakat sekitar mengenai fungsi dan arti bunyi sirine EWS, sehingga tidak menimbulkan kepanikan saat dilakukan uji coba.
BPBD Kota Banda Aceh mengimbau masyarakat untuk tetap tenang apabila mendengar sirine pada saat uji coba, serta diharapkan dapat memahami prosedur evakuasi sebagai bagian dari kesiapsiagaan bersama.
Dengan adanya pengecekan dan pemeliharaan rutin ini, diharapkan sistem peringatan dini di Kota Banda Aceh dapat terus berfungsi secara maksimal dalam mendukung upaya mitigasi dan pengurangan risiko bencana.